SELARAS
Serasi, sejalan, dan berpadu dalam keseimbangan.
Persiapan Keberangkatan LPDP · Angkatan 282
Selaras Karsa, Berkarya Nyata
Keselarasan cita-cita, niat, dan tekad para awardee untuk bertumbuh bersama serta menghadirkan kontribusi nyata bagi Indonesia.

Identitas Angkatan
Dua kata, satu semangat
Selaras Karsa adalah identitas para awardee LPDP Angkatan 282—para akademisi yang menyelaraskan cita-cita, niat, dan tekad untuk melanjutkan studi magister dan doktoral. Beragam disiplin, pengalaman, dan keahlian hadir bukan sebagai jarak, melainkan sebagai kekuatan yang menyatukan langkah.
Serasi, sejalan, dan berpadu dalam keseimbangan.
Kehendak, niat, dan daya yang menggerakkan tindakan.

Maskot Angkatan
Halo, namaku
Aku terinspirasi oleh kuda Sumba, sebuah bagian yang lekat dengan budaya dan kehidupan masyarakat Sumba. Namaku diadaptasi dari kata ndara, yang berarti “kuda” dalam bahasa Sumba.
Layaknya kuda, dengan langkah yang penuh energi dan keberanian, aku, Indara, merepresentasikan semangat, ketangguhan, dan keberanian untuk terus bergerak maju, menjelajahi pengalaman baru, dan mencapai tujuan bersama.
Logogram Angkatan 282
Utuh, konsisten, dan berakar
Logo memadukan Uma Mbatangu, angka 282, simbol tak hingga, motif rhombus, dan sepasang sayap. Seluruh visual berikut ditampilkan langsung dari aset resmi.

Filosofi Visual
Terjalin dalam keberagaman
TENUN · TUMBUH · TERHUBUNGTenun ikat Sumba mengajarkan bahwa keindahan lahir dari proses. Setiap benang membawa warna dan arahnya sendiri, lalu dipertemukan dengan benang lain hingga membentuk kesatuan yang utuh.
Begitu pula Selaras Karsa: setiap individu tetap autentik, sekaligus terhubung oleh tekad untuk bertumbuh, saling menguatkan, dan memberi dampak.
Nilai Selaras Karsa
Berjalan dalam irama yang sama tanpa kehilangan warna dan keunikan setiap individu.
Menghadirkan ruang aman untuk berbagi, belajar, dan menjadi daya bagi satu sama lain.
Menyatukan ilmu dan pengalaman menjadi kontribusi yang terasa bagi masyarakat dan Indonesia.
Ikon Kelompok
Beragam motif, satu rumah
Wairinding, Tanarara, Puru Kambera, Waimarang, Walakiri, dan Prailiu membawa simbol berbeda di bawah satu bentuk Uma Mbatangu—sebuah cerminan keberagaman yang tetap selaras.

Dari niat menjadi manfaat
Kami berangkat dengan cerita yang berbeda, bertemu dalam satu perjalanan, dan pulang membawa karya bagi Indonesia.
Buat Twibbon Angkatan